Pabrik Tas Troli / Tas Troly – Surakarta / Solo

Pabrik Tas Surakarta – Solo

Penerus tahta Kasunanan Surakarta selanjutnya, yakni Sri Susuhunan Pakubuwana IV (1788-1820) adalah sosok raja yang benci terhadap penjajahan dan memiliki keberanian serta penuh cita-cita tinggi. Berbeda dengan Pakubuwana III yang agak patut terhadap VOC. Pada November 1790 , terjadi insiden pengepungan Keraton Surakarta oleh persekutuan VOC, Mangkunegara I dan Hamengkubuwana I yang disebut dengan Peristiwa Pakepung. Pengepungan ini terjadi karena penyingkiran para pejabat negara yang tidak sepaham dengan Pakubuwana IV yang menganut paham kejawen. Para pejabat istana yang disingkirkan Pakubuwono…

0
Read More

Produsen Tas Surakarta – Solo

Sejarah Singkat Surakarta / Solo Cerita bermula ketika Sunan Pakubuwana II memerintahkan Tumenggung Honggowongso dan Tumenggung Mangkuyudo serta Komandan pasukan Belanda J.A.B Van Hohenndorff untuk mencari lokasi ibukota kerajaan Mataram Islam yang baru. Setelah mempertimbangkan faktor fisik dan non-fisik akhirnya terpilihlah suatu desa di tepi Sungai Bengawan yang bernama desa Sala ( 1746 Masehi atau 1671 Jawa ). Sejak saat itu desa Sala berubah menjadi Surakarta Hadiningrat dan terus berkembang pesat. Kota Surakarta pada mulanya adalah wilayah kerajaan Mataram. Kota…

0
Read More
Open chat
1
Saya mau buat tas