Berdasarkan perjalanan sejarahnya, Kabupaten Grobogan atau Daerah Grobogan sudah dikenal sejak masa kerajaan Mataram Hindu. Daerah ini menjadi pusat Kerajaan Mataram dengan ibu kotanya di Medhang Kamulan atau Sumedang Purwocarito atau Purwodadi. Pusat kerajaan itu kemudian berpindah ke sekitar kota Prambanan dengan sebutan Medang i Bhumi Mataram atau Medang Mat i Watu atau Medang i Poh Pitu atau Medang ri Mamratipura.

Pada masa kerajaan Medang dan Kahuripan, daerah Grobogan merupakan daerah yang penting bagi negara tersebut. Sedang pada masa Mojopahit, Demak, dan Pajang, daerah Grobogan selalu dikaitkan dengan cerita rakyat Ki Ageng Sela, Ki Ageng Tarub, Bondan Kejawan dan cerita Aji Saka.

Pada masa kerajaan Mataram Islam, daerah Grobogan termasuk Daerah Monconegoro dan pernah menjadi wilayah koordinatif Bupati Nayoko Ponorogo : Adipati Surodiningrat. Dalam masa Perang Prangwadanan dan Perang Mangkubumen, daerah Grobogan merupakan daerah basis kekuatan Pangeran Prangwedana (RM Said) dan Pangeran mangkubumi.

Wilayah Grobogan meliputi daerah Sukowati sebelah Utara Bengawan Solo, Warung, Sela, Kuwu, Teras Karas, Cengkal Sewu, bahkan sampai ke Kedu bagian utara (Schrieke, II, 1957 : 76 : 91 ). Daerah Sukowati ini kemudian sebagian masuk wilayah kabupaten Dati II Sragen antara lain : Bumi Kejawen, Sukowati, Sukodono, Glagah, Tlawah, Pinggir, Jekawal, dan lain-lain. Daerah yang masuk wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Boyolali antara lain lain : Repaking, Ngleses, Gubug, Kedungjati selatan, Kemusu, dan lain-lain.

Sedang daerah Grobogan yang kemudian termasuk wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Grobogan antara lain : Purwodadi, Grobogan, Kuwu, sela, Teras Karas, Medang Kamulan, Warung (Wirosari), Wirasaba (Saba), Tarub, Getas, dan lain-lain.

Dalam pekembangan sejarah selanjutnya, atas ketentuan Perjanjian Giyanti (1755), sebagai wilayah Mancanegara, Grobogan termasuk wilayah Kasultanan bersama-sama dengan Madiun, separuh Pacitan, Magetan, Caruban, Jipang (Bojanegara), Teras Karas (Ngawen), Sela, Warung (Kuwu-Wirosari) (Sukanto, 1958 : 5-6).

Dalam perjanjian antara GG Daendels dengan PAA Amangkunegara di Yogyakarta, tertanggal Yogyakarta, 10 Januari 1811, ditetapkan, bahwa uang-uang pantai yang harus dibayar oleh Guperman Belanda di hapus. Kedua, kepada Guperman Belanda di serahkan sebagian dari Kedu (daerah Grobogan), beberapa daerah di Semarang, Demak, Jepara, Salatiga, distrik-distrik Grobogan, Wirosari, Sesela, Warung, daerah-daerah Jipang,dan Japan. Ketiga, kepada Yogyakarta diberikan daerah-daerah sekitar Boyolali, daerah Galo (?), dan distrik Cauer Wetan (?) (Ibid. : 77).

Pada masa Perang Diponegoro, daerah Grobogan, Purwodadi, Wirosari, Mangor (?), Demak, Kudus, tenggelam dalam api peperangan melawan Belanda (Sagimun MD, 1960: 32, 331- 332).

Begitulah Kabupaten Grobogan, daerah yang selalu bergolak di sepanjang sejarahnya untuk menunjukkan identitasnya sebagai daerah yang penuh daya dan semangat untuk hidup bebas merdeka. Bahkan sampai masa pergerakan Nasional dan masa kemerdekaan dan sesudahnya, rakyat Kabupaten Grobogan sangat besar andilnya dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Kabupaten Grobogan di Awal Sejarah

Berdasarkan isi dan pola penyajian, yang bersumber pada Serat Sindula atau serat Babad Pajajaran Kuda Laleyan dan Serat Witoradyo, cerita Aji Saka merupakan cerita legendaris, dimana di sana dimunculkan kepahlawanan seorang tokoh dalam lingkup Budaya Jawa (Schrike, Jl: 77; Raffles, 1978: 212).

Di lain pihak cerita Aji Saka di daerah Kabupaten Grobogan juga merupakan cerita Mitologis, yaitu cerita yang bersangkut paut dengan kepercayaan asli masyarakat. Oleh karena itulah maka cerita dalam penyajiannya, cerita Aji Saka diciptakan dalam bentuk cerita “lambang” bagi penetrasi budaya Hindu di Jawa.

Di sini cerita Aji Saka dapat dikelompokkan sebagai cerita yang mengandung unsur-unsur mesianis, yaitu karya penyelamatan umat manusia dari kehancuran. Aji saka sebagai Masias menghancurkan penguasa kejam : Dewata Cengkar. Beberapa data dari sumber tradisional juga terdapat dalam :

a. J. Kats, I, 1950: Punika Pepethikan saking Serat-serat Jawi Ingkang Tanpa Sekar. (Hal. 3-5).

Nyai Randa wicanten dhateng Aji Saka, “Negara kene wis misuwur yen ana Brahmana sekti mandraguna, bagus isih enom, limpad ing ngelmu panitisan, pingangkane saka Sabrang anga jawa”. Aji Saka gumujeng amangsuli, “Dora ingkang awartos puniko, angindhakaken ing kayektosanipun. Wondene ingkang kawartos puniko inggih kula”.

b. Primbon Jayabaya, Tan Khoen Swie, Kediri, 1931: (hal. 10;27)

Jangaran jaman Kala Dwapara … Prabu Sindula, Galuh turun kapindho, jejuluk Sri Dewata Cengkar, angedhaton ing Mendhang Kamulan. Iku Ratu luwih niyaya, mangsa padha manungsa. Tan antara lama kasirnakake prajurit saka tanah Ngarab jejuluk Empu Aji Saka … Karsaning Pangeran Sang Aji Saka jumeneng Nata ing Sumedhang Purwacarita, jejuluk Sri Maha Prabu Lobang Widayaka.

c. Serat Jangka Jagad, Kwa Giok Jing, Kudus, 1957 : hal. 51.

Lha ing kono tanah Jawa banjur ana kang jumeneng nata kang karen mangan daging manungso, yaitu Ratu Dewata Cengkar, nata ing Medhang Kamulan. Ora lawas banjur ketekan sawijining Brahmana saka ing tanah Ngarab, juluk Aji Saka. Brahmana sekti mandraguna kang bisa ngasorake Prabu Dewata Cengkar …

d. RNG. Ronggowarsito, Serat Witoradyo, III. Surakarta: Albert Rusche & Co, 1922: hal. 11-23.

Diceritakan, bahwa di tanah Lampung berdiri sebuah kerajaan dengan rajanya Prabu Isaka berasal dari tanah Hindu. Sang Prabu Isaka turun takhta dan digantikan oleh Patihnya bernama Patih Balawan. Kemudian dengan empat orang pengiringnya, Sang Isaka yang telah menjadi seorang Brahmana pergi ke tanah Jawa dan tiba di Ujung Kulon (Kulon ?). Di situ mendirikan perguruan dan dia sebagai gurunya dengan gelar Sang Mudhik Bathara Tupangku. Muridnya bertambah banyak. Di dalam perguruan itu diajarkan ilmu kesusastraan, ilmu penitisan (inkarnasi), dan ilmu keagamaan. Beberapa lama di Ujung Kulon, dia pergi ke Galuh dan kemudian terus mengembara ke tanah timur. Sampailah di negara Medhang Kamulan yang rajanya bernama Prabu Dewata Cengkar.

Dari kutipan di atas, kita ketahui bahwa Aji Saka adalah seorang raja yang kemudian meninggalkan takhta kerajaannya dan menjadi seorang Brahmana. Berarti dia adalah penganut agama Hindu. Sebab sebutan untuk Brahmana. Berarti dia adalah penganut agama Hindu. Sebab sebutan untuk Brahmana agama Budha adalah bhiksu. Tetapi dari data historis tokoh Aji Saka tidak pernah ada (hidup). Dengan demikian tokoh ini merupakan tokoh bayangan. Dia diadakan untuk menunjukkan adanya pengaruh Hinduisme dalam masyarakat Jawa. Kebetulan pada waktu itu keadaan masyarakat Mendhang Kamulan sedang resah. Kesempatan ini digunakan oleh Aji Saka (baca umat Hindu) untuk menyebarkan agama Hindu di masyarakat Mendhang Kamulan. Hal ini dikiaskan dalam lambang “desthar” (ikat kepala). Tradisi Jawa menggunakan ikat kepala. Sedang kepala adalah tempat otak, pikir, nalar. Di otak itulah tersimpan segala macam ilmu pengetahuan manusia. Ikat kepala tadi ketika ditebarkan (di jereng) dapat menutupi seluruh Wilayah Mendhang Kamulan. Di sinilah pengikut Prabu Dewata Cengkar harus mengakui kekalahan berebut pengaruh, dan harus menyingkir dari negeri Medhang (dikiaskan dengan menyeburkan diri ke laut menjadi seekor buaya putih).

Ketika Aji Saka menjadi raja, ditandai dengan sengkalan “nir wuk tanpa jalu” yang menunjukkan angka tahun 1000 Saka atau 1078 Masehi. Tahun Saka diciptakan berdasarkan peringatan penobatan Prabu Kanishka di India pada tahun 79 M = 1 Saka. Tahun Saka mengikuti peredaran Matahari. Di Jawa terdapat tradisi penggunaan sengkalan tersebut. Apabila menggunakan perhitungan tahun Matahari, disebut Surya Sengkala, dan bila menggunakan perhitungan peredaran Bulan di sebut Candra Sangkala. Lahirnya Candra Sangkala adalah sejak masa Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613-1645) menciptakan Tahun Jawa dengan perhitungan peredaran Bulan (sejak 1555 Saka atau tahun 1633 Masehi).

Sengkalan adalah perhitungan tahun yang diujudkan dalam bentuk rangkaian kata menjadi kalimat atau berupa gambar yang menunjukkan angka tahun. Kalimat itu harus menggambarkan keadaan pada waktu tahun itu. Tujuan untuk memperingati suatu peristiwa penting dalam kehidupan manusia dalam masyarakat dan bernegara.

Sengkalan dalam bentuk kalimat disebut Sengkalan Lamba, sedang sengkalan yang diujudkan dalam bentuk gambar atau benda, disebut Sengkalan Memet. Tiap kata dalam kalimat atau gambar diberi nilai yang berbeda-beda antara 0 (nol) sampai angka 9 (sembilan) dengan mengingat akan adanya guru dasanama, guru karya, guru jarwa, dan sebagainya.

Beberapa contoh Sengkalan Lamba antara lain :

Srutti Indriya Rasa : termuat dalam prasasti Canggal atau prasasti Gunung Wukir dari Rakai Sang Ratu Sanjaya. Berangka tahun 654 Saka atau 732 Masehi, merupakan Sengkalan tertua yang pernah kita temukan.
Nayana Wayu Rasa : termuat dalam prasasti Dinaya dari raja Gajayana di “Candi Badut” dekat Malang. Sengkalan itu berangka 682 Saka atau 760 Masehi.
Nir Wuk Tanpa Jalu : termuat dalam Serat Kanda, berangka tahun 1000 Saka atau 1078 Masehi. Merupakan tahun penobatan Aji Saka jadi raja di Medhang Kamulan dengan gelarnya Prabu Jaka atau Empu Lobang Widayaka.
Sirna Hilang Kertaning Bumi : termuat di dalam Serat Kanda, berangka Tahun 1400 Saka ? Tahun 1478 Masehi. Sebagai pertanda keruntuhan Keprabuan Mojopahit.

Beberapa contoh Sengkalan Memet :

Di atas Panggung Sanggabhuwana yang terletak di halaman dalam istana Kasunanan Surakarta, terdapat bentuk ular naga bersayap yang dinaiki oleh manusia. Bila dibaca berbunyi : Naga Muluk Tinitihan Janma, berangka tahun 1708 Jawa atau 1781 Masehi.
Panggung tersebut dapat pula dibaca : Panggung Luhur Sangga Bhuwana. Artinya: panggung = pa agung bernilai 8; luhur bernilai 0 (nol); Sangga adalah perkumpulan para pendeta Budha bernilai 7 (tujuh); dan bhuwana bernilai 1 (satu), jadi 1708 Jawa atau 1781 Masehi. Atau dapat pula di baca : pa-agung (8); song (9); ga angka Jawa bernilai 1 (satu); bhuwana bernilai 1 (satu). Jadi 1198 Hijrah atau 1781 Masehi. Sengkalan ini sebagai peringatan pembuatan panggung tersebut.
Di dalam wayang kulit purwa terdapat wayang Bathara Guru naik di atas hewan Lembu Nandini. Di baca : Sarira Dwija Dadi Ratu. Bernilai 1478 Saka atau 1556 Masehi, ialah peringatan ketika Sultan Demak membuat wayang kulit purwo sebagai sarana dakwah Islam.
Ketika Sultan Agung membuat wayang kulit purwo, maka dibuatlah wayang kulit Buta Rambut Geni yang merupakan sengkalan pula. Bila dibaca : Jalu Buta Tinata Ing Ratu. Bernilai tahun 1553 Saka atau 1631 Masehi.

Di atas telah disinggung sengkalan Nir Wuk Tanpa Jalu. Sengkalan ini dihubungkan dengan waktu penobatan Aji Saka menjadi raja di Medhang Kamulan setelah dapat mengalahkan Prabu Dewata Cengkar. Bukti sejarah berupa prasasti misalnya, tidak kita temukan. Dari kenyataan sejarah, Tahun 1078 Masehi, pusat kerajaan berada di Jawa Timur sekarang, atau di daerah Manca Nagari zaman kerajaan (daerah Grobogan?), yaitu kerajaan Mendhang dan Kahuripan zaman Mpu Sendok dan Airlangga. Atau dapat juga pada masa Kerajaan Jenggala, Panjalu, Ngurawan dan Singasari, empat sekawan yang berdiri bersama sebagai hasil pembagian wilayah pada masa akhir pemerintahan Raja Airlangga.

Secara geografis, sekarang wilayah Kabupaten Grobogan memang terletak di daerah Propinsi Dati I Jawa Tengah. Namun pada waktu itu negara medhang tidak terletak di Bumi Mataram (Kedu), tetapi di luarnya, yang pendapat umum ditafsirkan di daerah Jawa Timur.

Pada Tahun 1078 M terdapat keturunan raja Airlangga yang berkuasa, yaitu Sri Maharaja Sri Garasakan serta Sri Maharaha Mapanji Alanyung Ahyes. Sudah barang tentu tokoh Aji Saka tidak dapat disamakan dengan masa Airlangga dan sesudahnya berdasarkan data-data sejarah yang ada, tidak terjadi perebutan pengaruh agama, tetapi memang ada gejala perebutan kekuasaan politik. Hal ini dikiaskan dalam cerita Panji Panuluh. Justru perebutan pengaruh di bidang keagamaan terjadi di masa Mataram, yaitu masa Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra berbarengan berkuasa di Mataram. Dinasti Sanjaya menganut Agama Hindu, sedang dinasti Syailendra menganut agama Budha Mahayana. Masa perebutan pengaruh itu tampak jelas pada masa Rakai Pikatan (Dinasti Sanjaya) dan Samarottungga Balaputera (Dinasti Syailendra). Taktik yang digunakan oleh Pikatan untuk memperoleh pengaruh yang lebih besar adalah dengan cara : dia kawin dengan salah seorang puteri Syailendra, kakak Balaputera, yaitu Ratu Prarnodhawardani atau Sri Kahulunan. Peperangan antara Rakai Pikatan melawan Balaputera memang terjadi berdasarkan prasasti Ratu Baka (856 M = 778 Saka : Wulong Gunung Sang Wiku). Perang diakhiri dengan kemenangan di pihak Rakai Pikatan (Hindu). Sedang agama Budha (Balaputera) dalam peristiwa tersebut kalah dan menyingkir ke Swarnadwipa (Sumatra) dan menjadi raja Sriwijaya tempat penyebaran agama Budha di Asia Tenggara.

Atas dasar kenyataan sejarah tersebut, maka cerita Aji Saka harus ditafsirkan sebagai ceritera lambang yang sangat kuat mengandung unsur mitologis.

Kita ketahui, bahwa Sengkalan Nir Wuk Tanpa Jalu, arti harafiahnya adalah Hilang Rusak Tanpa Susuh (ayam jantan) atau Hilang Rusak Tanpa Kekuatan Laki-Laki. Maksudnya negara atau masyarakat kacau tanpa kekuatan laki-laki. Maksudnya negara atau masyarakat kacau tanpa kekuatan, karena tenaga laki-laki “dimakan” oleh Dewata Cengkar, sebagai kias bagi mereka yang diperkerjakan untuk membangun bangunan suci berupa candi-candi yang tidak sedikit jumlahnya. Misalnya: candi Borobudur, Pawon, mendhut, Sari, Kalasan, Sewu, Ratu Baka, dan lain-lain. Inilah gambaran masa akhir bagi kerajaan Medhang di bhumi Mataram.

referensi ; purwodadi.go.id




Produsen  Tas Umroh – Purwodadi ( Jawa Tengah )



Omahkreasitas – Memproduksi Tas Umroh, bagi anda yang ingin melakukan perjalanan ibadah Umroh Tentu anda membutuhkan tas dengan ukuran yang dapat membawa barang dan perlengkapan Anda selama beribadah umroh ditanah suci mekkah, kami memproduksi tas umroh bagi Anda yang membutuhkan, kami memiliki pelanggan diseluruh Indonesia yang menjadi mitra. kami untuk menyediakan tas umroh berbagai macam dan model, desain dan ukuran yang dapat Anda pilih dan Anda tentukan sendiriKami dapat memproduksi tas umroh dengan jumlah banyak dan satuan. Jika anda belum memiliki desain dan membutuhkan solusi pembuatan tas untuk umroh kami memberikan solusi baik pemilihan model, desain, ukuran, harga dan jaminan bilamana ada kerusakan diproduksi kami, kami akan memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Produsen Tas Haji – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Selain memproduksi Tas Umroh Kami juga memproduksi berbagai macam tas untuk Anda yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah Haji. Saat ini Omahkreasitas telah membantu produksi dari pelanggan kami mulai dari Pemerintahan, Biro Haji dan Biro Umroh dengan berbagai macam model, desain, ukuran, dan jaminan dari kami bila mana ada kerusakan pada setiap produksi kami akan kami perbaiki secepat mungkin. Karena kepercayaan Anda kepada kami adalah Semangat kami dalam bekerja dan bekerjasama menjalin hubungan mitra kerja yang akan lebih baik. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Kami dapat memproduksi tas Haji dengan jumlah banyak dan satuan.

Produsen Tas Seminar – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Tas Seminar Omahkreasitas siap memproduksi pesanan tas seminar untuk Anda yang membutuhkan tas seminar, untuk kegiatan seminar yang akan anda laksanakan, dengan ukuran, model dan desain yang dapat anda buat sendiri atau kami akan memberikan solusi model, desain, ukuran dan estimasi biaya untuk produksi pembuatan tas seminar yang Anda pesan kepada kami. Anda dapat memesan tas seminar dengan jumlah nanyak dan satuan. Dengan jaminan jika ada kerusakan pada setiap produksi kami kami akan meganti dan jika masih dapat diperbaiki kami akan berusaha memperbaiki produksi tas seminar yang kami buat. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Produsen Tas Promosi – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Untuk Anda yang membutuhkan tas promosi untuk usaha Anda kami dapat membantu memproduksi tas promosi. Kami menyediakan berbagai macam model, bentuk, ukuran dan desain untuk tas promosi. Omahkreasitas memberikan jaminan pada setiap kerusakan produksi tas promosi bila terjadi kerusakan tas yang kami produksi. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Saat ini omahkreasitas telah memiliki memproduksi berbagai macam model tas promosi dari pesanan pelanggan kami di berbagai kota di Indonesia. Anda dapat memesan dengan jumlah banyak atau dengan jumlah satuan juga bisa.

Produsen Tas Koper – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Anda sedang mencari produsen tas koper, Kami siap membantu Anda memproduksi tas koper pesanan Anda, Anda memiliki desain, ukuran model model tas koper, Bila Anda sudah memiliki model dan ukuran ingin memproduksinya kami akan membantu Anda, dengan jaminan dari kami jika terjadi kerusakan, kesalahan produksi tas koper yang Anda pesan kepada kami, kami menjamin dan akan menganti bila mana produksi tas koper yang Anda pesan harus diganti. Jika dapat diperbaiki Kami akan memperbaikinya sesuai Pesanan Anda. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Tas koper yang kami produksi dapat dipesan dengan jumlah banyak dan jumlah satuan.

Produsen Tas Troli / Tas Troly – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Anda ingin membuat tas troli, kami juga dapat membuat dan memproduksi berbagai macam model, bentuk dan ukuran tas troli. Jika anda kesulitan mencari bahan dan model bentuk tas troli yang akan anda buat, kami akan merekomendasi beberapa model, desain dan ukuran untuk tas Anda. kami menjamin dan akan menganti bila mana produksi tas koper yang Anda pesan harus diganti. Jika dapat diperbaiki Kami akan memperbaikinya sesuai Pesanan Anda. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Anda dapat memesan tas troli produksi kami dengan jumlah banyak ataupun satuan.

Produsen Tas Ransel – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Selain memproduksi tas koper omahkreasitas juga dapat memproduksi berbagai macam tas seperti tas ransel, tas ransel adalah sebuah wadah atau tempat yang dipakai di punggung seseorang dan dilindungi oleh dua tali yang memanjang vertikal melewati bahu, contohnya tas ransel yang dibuat untuk benda-benda ringan biasanya hanya membutuhkan 1 tali. Tas ransel juga digunakan untuk memudahkannya dalam membawa bawaan yang dimau sesuai kebutuhan. Teknologi yang dipakai pun diformulasikan khusus sesuai kebutuhan si pemakai.

Tas ransel biasanya lebih dipilih daripada tas tangan (clutch) untuk mengangkat benda berat, karena keterbatasannya berat untuk mengangkat benda berat untuk waktu yang lama.

Tas Ransel Produksi kami dapat dipesan dengan jumlah banyak dan satuan.

Produsen Tas Batik – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Kami memiliki juga dapat memproduksi tas dengan bahan batik, atau dengan kombinasi kain batik, bahan kain batik biasanya untuk menambah nilai minilais dan seni pada tas yang akan dibuat, Anda dapat memesan jenis tas bahan batik atau Anda dapat memesan dengan bahan kombinasi batik sesuai model yang Anda inginkan. Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Anda dapat memesan tas batik dengan jumlah banyak dan satuan, sesuai dengan apa yang Anda butuhkan.

Produsen Tas Kanvas – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Tas Kanvas, kami juga telah banyak memproduksi tas berbahan dasar kanvas dari pelanggan-pelanggan kami diseluruh Nusantara, Model, Desain, Ukuran dapat Anda tentukan sendiri dan kami akan membuat / memproduksi sesuai dengan model dan desain yang Anda inginkan. Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. – ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Anda bisa memesan tas kanvas dengan jumlah banyak dan satuan, sesuai kebutuhan Anda.

Produsen Tas Backpack – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Tas Backpack Selain memproduksi tas Kanvas omahkreasitas dapat memproduksi Tas Backpack, dengan ukuran, model, desain, yang dapat Anda tentukan, jika Anda belum memiliki model dan ukuran, serta gambaran mengenai tas backpack yang ingin Anda buat kami dapat memberikan saran dan rekomendasi kepada Anda. Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Produksi tas backpack kami dapat diproduksi dengan jumlah banyak dan satuan.

Produsen Tas Laptop / Netbook / Notebook – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Tas Laptop biasanya digunakan untuk menaruh dan membawa elektronik berupa laptop / notebook, tas laprop didesain dengan beberapa model dan ukuran. Serta dibuat dengan beberapa lapis bahan. Jika Anda memperlukan tas laptop, netbook, notebook kami dapat membantu Anda memproduksinya. Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Anda dapat memesan tas laptop / netbook / notebook dengan jumlah banyak dan satuan.

Produsen Tas Map case – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Kami juga bisa membantu produksi Map Case, Jika Anda ingin membuat tas Map Case dan sudah memiliki desain, model, ukuran Anda dapat menghubungi kami. Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Anda bisa memesan tas map case sesuai kebutuhan Anda, baik jumlah banyak maupun satuan.

Produsen Tas Travel – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Travel adalah pergerakan orang antara lokasi geografis yang relative jauh, dan dapat melibatkan perjalanan dengan berjalan kaki, sepeda, mobil, kreta api, kapal, pesawat atau cara lain, dengan atau tanpa bagasi, dan dapat menjadi salah satu cara atau round trip. Travel juga dapat mencakup menginap yang relatif singkat. Anda ingin membuat Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Anda saat ini sedang membutuhkan tas travel, Sudah memiliki desain, model dan ukuran yang ingin Anda buat, namun kebingungan dalam memilih produsen, Kami dapat membantu Anda untuk memproduksi tas travel Anda. Jika Anda belum memiliki gambaran mengenai desain, model dan ukuran yang ingin Anda buat, kami akan membantu Anda memberikan rekomendasi mengenai bahan, model dan desain yang ingin Anda produksi.

Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Anda bisa memesan tas Travel kami dengan jumlah banyak dan jumlah satuan.

Produsen Tas Ransel dan Tas Ransel Sekolah – Purwodadi ( Jawa Tengah )




Omahkreasitas – Kami selain memproduksi tas ransel biasa, juga bisa memproduksi tas ransel untuk sekolah, Kuliah, desain dan ukuran yang ingin Anda pesan dengan senang hati kami siap membantu Anda membuatkannya sesuai dengan model pesanan Anda. Jika Anda belum memiliki gambaran, desain, model dan ukuran kami akan memberikan rekomendasi kepada Anda. Dan Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Tas Ransel Sekolah kami dapat dipesan dengan jumlah yang banyak dan jumlah satuan.

Produsen Tas Sling bag – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Sebuah tas messenger ( juga disebut tas kurir ) adalah jenis tas, biasnya terbuat dari bahan sintetik alami atau), yang dikenakan diatas satu bahu dengan tali yang melintasi dada dan menyambung kembali dengan tas dibagian bawah. Tas messenger biasanya digunakan oleh kurir, tas messenger sekarang merupakan icon fasion perkotaan. Beberapa jenis tas messenger disebut carryalls. Sebuah versi yang lebih kecil sering disebut sling bag.

Anda sedang ingin membuat tas dengan model seperti sling bag, kami dapat membantu Anda memproduksinya. Kami dapat membuat tas sling bag dengan jumlah banyak dan satuan pesanan.

Kami memberikan jaminan setiap produksi kami jika terjadi kerusakan pada produksi kami dapat dikembalikan dan kami akan segera mengantinya, atau jika masih dapat diperbaiki kami menjamin kepada Anda untuk segera memperbaikinya. ( Syarat dan Ketentuan Berlaku )

Tas Sling Bag produksi kami dapat dipesan dengan jumlah banyak dan satuan.

Produsen Goody Bag – Purwodadi ( Jawa Tengah )

Omahkreasitas – Kami juga menerima pesanan pembuatan dan produksi goody bag, Anda dapat menghubungi kami, jika Anda sudah memiliki desain, model dan ukuran dapat kami rekomendasi untuk bahan bahan dan estimasi biaya.




Alamat : JL.Pucang Gading Raya, Perum Pucang tama XIII, No.15 RT 01/RW 28 Mranggen Demak

Kontak :