Konveksi, Produsen, Supplier dan Pabrik Tas Telp / WA : 081274565087 Whatsapp 24 Jam )

Pabrik Tas Pemalang

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

  Makam Syech Pandan Jati di Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, diyakini sebagai salah satu makam yang memiliki karomah karena masyarakat setempat dan para peziarah meyakini Ki Pandan Jati adalah salah satu wali Allah yang turut menyebarkan agama Islam di daerah tersebut. Bantarbolang, adalah sebuah daerah perbukitan yang lokasinya berada di sebelah selatan Kota Pemalang. Bantarbolang cukup populer karena selain keberadaan hutan jati di daerah ini juga terdapat beberapa makam keramat yang cukup dikenal masyarakat khususnya di seputaran Jawa Tengah, Jawa…

0
Read More

Supplier Tas Pemalang

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ziarah dan Wisata Religi Makam Syekh Maulana Syamsudin Pemalang Salah satu destinasi wisata religi di Pemalang yang biasa dikunjungi adalah Makam Syekh Maulana Syamsudin. Hingga sekarang sebagian masyarakat menganggap bahwa makam tersebut termasuk makam keramat yang dipercaya menyimpan berkah dan karomah seperti makam para wali yang ada di daerah lainnya. Kondisi makam Syekh Maulana Syamsudin sekarang sudah kesekian kali dipugar bahkan fasilitasnya juga kian lengkap seperti Masjid, Toilet dan bilik-bilik untuk beristirahat/bermalam bagi para peziarah yang berasal dari luar Pemalang.…

0
Read More

Produsen Tas Pemalang

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Keberadaan Pemalang dapat dihubungkan dengan catatan Rijklof Van Goens dan data di dalam buku W. Fruin Mees yang menyatakan bahwa pada tahun 1575 Pemalang merupakan salah satu dari 14 daerah merdeka di Pulau Jawa dengan pimpinan seorang pangeran atau raja. Selanjutnya, Senopati dan Panembahan Sedo Krapyak dari Mataram menaklukan daerah-daerah tersebut, termasuk di dalamnya Pemalang. Sejak saat itu Pemalang menjadi daerah vasal Mataram yang diperintah oleh Pangeran atau Raja Vasal. Pemalang dan Kendal pada masa sebelum abad XVII merupakan daerah…

0
Read More

Pabrik Tas Kendal

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Nama lengkapnya adalah Muhammad Saleh bin Umar As-Samarani, yang dikenal dengan sebutan Mbah Soleh Darat, hidup sezaman dengan Syekh Nawawi Banten dan Syekh Kholil Bin Abdul Latif Bangkalan Madura, lahir di Kedung Cemlung, Jepara pada tahun 1235 H./1820 M., dan wafat di Semarang pada hari Jum’at 29 Ramadhan 1321 H. atau 18 Desember 1903 M. Ketiga ulama yang berasal dari Jawa itu juga sezaman dan seperguruan di Mekah dengan beberapa ulama dari Patani diantaranya adalah Syekh Muhammad Zain bin Mustafa…

0
Read More

Konveksi Tas Kendal

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Peninggalan hindu – budha di kendal Sebelum masuknya Islam, Hindu-Budha terlebih dulu masuk dan dan menyebar hingga pelosok negeri ini dengan pengikut yangtidak sedikit dan meninggalkan bangunan – bangunan serta benda – benda bersejarah. Yang kita ketahui dari agama hindu misalnya Candi Dieng sementara dari agama Budha kita mengenal Stupa Borobudur  dan Stupa Kalasan. Namun ternyata di kabupaten Kendal juga terdapat peninggalan Hindhu – Budha walaupun tidak sebesar candi – candi yang ada di Jawa Tengah lainnya tapi ini menandakan…

0
Read More

Supplier Tas Kendal

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KH. Ahmad Rifa’i atau Kyai Rifa’i dilahirkan pada hari Kamis tanggal 9 Muharram 1200 H. bertepatan dengan tahun 1786 M. di Desa Tempuran, Kendal (sebelah barat Masjid Agung Kendal). Ayahnya seorang penghulu bernama R. Muhammad Marhum bin R. Abi Sujak Wijaya alias Raden Sucowijoyo, sedangkan ibunya Siti Rachmah. Ayahanda Kyai Rifa’i mempunyai saudara kandung sebanyak empat orang, yaitu Ibu Nyai Nakiyamah, KH. Bukhari, KH. Ahmad Hasan dan Kyai Abu Musthofa. R. Muhammad Marhum mempunyai tujuh anak, yaitu Kyai Abdul Karim,…

0
Read More

Produsen Tas Kendal

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kendal merupakan kota yang cukup terkenal di Propinsi Jawa Tengah. Wilayah ini selain Blora juga merupakan kota yang sangat penting di zaman Kerajaan Mataram Islam juga di zaman Kerajaan Majapahit karena posisinya yang berdekatan dengan pantai menjadikannya sebagai kota pelabuhan dan. Kota ini juga merupakan kota yang cukup tua bahkan lebih tua daripada kota Blora. Ceritanya begini, Pada waktu itu hampir sebagian besar Penduduk Jawa sudah memeluk agama Islam. Kerajaan Majapahit sebenarnya masih ada, cuma pamornya sudah menurun akibat perang…

0
Read More

Suplier Tas Mojokerto

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kisah Singkat KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan dan Kakek Cak Nun    1. Awal 1900-an 4 murid tamatkan pelajarannya pada Kyai Cholil di Bangkalan Madura. Menyeberangi selat : 2 ke Jombang, 2 ke Semarang. 2. Dua murid yang ke Jombang, 1 dibekali cincin (kakek Cak Nun), 1 lagi KH. Romli (ayah KH. Mustain Romli) dibekali pisang mas. 3. Dua murid yang ke Semarang; Hasyim Asy’ari & Muhammad Darwis, masing-masing diberi kitab untuk dingajikan pada Kyai Soleh Darat. 4. Kyai…

0
Read More

Produsen Tas Mojokerto

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mojokerto merupakan Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini memiliki sejarah yang cukup panjang dimasa lalu, seperti Kerajaan Majapahit yang pernah berdiri di wilayah ini. Sebelum kabupaten Mojokerto ada, ada sedikit kisah yang unik untuk kita bahas. Berikut ini kisah sejarahnya : Setelah raja S’ri Kerta-negara gugur, kerajaan Singhasa-ri berada di bawah kekuasaan raja Jayakatwang dari Kadiri. Salah satu keturunan penguasa Singhasari, yaitu Raden Wijaya, kemudian berusaha merebut kembali kekuasaan nenek moyangnya. Ia adalah keturunan Ken Angrok,…

0
Read More

Pabrik Tas Probolinggo

Bagikan Kepada Teman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pada zaman pemerintahan Prabu Radjasanagara (Sri Nata Hayam Wuruk), Raja Majapahit yang ke IV (1350-1389), Probolinggo dikenal dengan nama “Banger”, yaitu nama sebuah sungai yang mengalir di tengah daerah. Banger merupakan pedukuhan kecil di bawah pemerintahan Akuwu di Sukodono. Nama Banger sendiri dikenal dari buku Negarakertagama yang ditulis oleh pujangga kerajaan Majapahit yang terkenal yaitu Mpu Prapanca. Dalam upaya mendekatkan diri dengan rakyatnya, maka Prabu Hayam Wuruk dengan didampingi Patih Amangku Bumi Gadjah Mada melakukan perjalanan keliling ke daerah-daerah antara…

0
Read More